Close Menu
  • Home
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Otomotif
  • Teknologi
What's Hot

Konferda PDI Perjuangan Jatim Tetapkan Said Abdullah sebagai Ketua DPD

15 Januari 2026

Raih JTV Awards, Deni Tegaskan PDI Perjuangan Jatim Terus Perkuat Ideologi Kebangsaan

15 Januari 2026

Tegas Tolak Wacana Pilkada Tidak Langsung, Deni Wicaksono: Kemunduran Demokrasi!

15 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Contacts
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Dulurdewe
  • Home
  • News
    Featured
    Edukasi

    Raih JTV Awards, Deni Tegaskan PDI Perjuangan Jatim Terus Perkuat Ideologi Kebangsaan

    By Jonathan Thanu15 Januari 2026
    Recent

    Raih JTV Awards, Deni Tegaskan PDI Perjuangan Jatim Terus Perkuat Ideologi Kebangsaan

    15 Januari 2026

    Pemerintah Serap Rp10 Triliun dari Lelang Sukuk Pekan Ini

    28 November 2025

    Targetkan Kembali Mendominasi di Jabar, Golkar Matangkan Peta Politik Persiapan 2029

    28 November 2025
  • Politik

    Konferda PDI Perjuangan Jatim Tetapkan Said Abdullah sebagai Ketua DPD

    15 Januari 2026

    Raih JTV Awards, Deni Tegaskan PDI Perjuangan Jatim Terus Perkuat Ideologi Kebangsaan

    15 Januari 2026

    Martabat Militer, dan Diplomasi: Ziarah Lee Kuan Yew Mengubah Lanskap Politik Kawasan

    28 November 2025

    Targetkan Kembali Mendominasi di Jabar, Golkar Matangkan Peta Politik Persiapan 2029

    28 November 2025

    KPK Sudah Terima Keppres Rehabilitasi Ira Puspadewi, Pembebasan Dilakukan Segera

    28 November 2025
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Otomotif
  • Teknologi
LANGGANAN
Dulurdewe
You are at:Home»Politik»Martabat Militer, dan Diplomasi: Ziarah Lee Kuan Yew Mengubah Lanskap Politik Kawasan
Politik

Martabat Militer, dan Diplomasi: Ziarah Lee Kuan Yew Mengubah Lanskap Politik Kawasan

Banyak pemerintah daerah masih bergantung pada transfer ke daerah (TKD).
Angelive SunnyBy Angelive Sunny28 November 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Lee Kuan Yew berkeinginan perbaiki hubungan dan bertemu Presiden Soeharto pada 1973.

Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) di Markas Komando Korps Marinir, Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun, Jakarta Pusat.

JAKARTA — Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) disebut masih menjadi sumber pendapatan daerah yang penting. Namun, kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah (PAD) belum kuat karena banyak pemerintah daerah bergantung pada transfer ke daerah (TKD). Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Askolani menyampaikan nilai PBB nasional pada 2024 mencapai Rp 58,8 triliun yang tersusun dari PBB-P5L sebesar 51,8 persen dan PBB-P2 sebesar 48,2 persen.

“Kondisi pemda yang masih bergantung kepada TKD membuat rata-rata porsi PBB-P2 terhadap PAD hanya berperan sebesar 5,9 persen,” ujarnya kepada Republika, dikutip Kamis (27/11/2025). Angka ini menunjukkan PBB-P2 belum menjadi tulang punggung PAD di banyak daerah.

   

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Askolani.

Baca Juga

  • Fatwa Pajak MUI Disorot, Pemerintah Perlu Ubah Aturan Fiskal?
  • MUI Terbitkan Fatwa Pajak Berkeadilan, Peneliti Ungkap Sulit untuk Diterapkan
  • CITA: Pajak Harta Produktif Berisiko Bikin Investasi Lari

Askolani menjelaskan pajak daerah menjadi unsur paling dominan dalam pembentukan PAD dengan kontribusi 68 persen sepanjang 2025. Di dalamnya, porsi PBB-P2 berperan 13,8 persen sehingga penguatannya sangat bergantung pada kemandirian fiskal daerah.

Kontribusi PBB-P2 tidak merata antarwilayah dan mengikuti karakter pemda. Rata-rata kontribusi PBB-P2 dalam lima tahun terakhir untuk kota mencapai 8,9 persen, sedangkan kabupaten 5,5 persen.

Menurut Askolani, daerah berbasis perkotaan cenderung memiliki porsi penerimaan PBB-P2 lebih tinggi dibanding wilayah lain. PBB-P2 berkorelasi dengan jumlah penduduk, tingkat kepadatan, hingga tipe pemerintahan daerah, kabupaten atau kota.

Sebaran daerah dengan porsi PBB-P2 terbesar juga memperlihatkan ketimpangan basis pajak. Dari 50 pemda dengan porsi PBB-P2 terbesar, mayoritas pemda dengan porsi di atas 30 persen dari pajak daerah berada di Jawa 48 persen dan Sumatra 32 persen, sisanya di Sulawesi serta Kalimantan.

Jika dilihat dari tipe pemerintahan, kelompok pemda yang paling mengandalkan PBB-P2 didominasi kabupaten. Tercatat 47 pemda kabupaten dan tiga pemda kota memiliki porsi PBB-P2 di atas 30 persen dari total pajak daerah.

Askolani menambahkan, dari 20 daerah dengan porsi PBB-P2 terbesar terhadap PAD, 11 berstatus kabupaten dan sembilan lainnya kota. Pola tersebut menguatkan kesimpulan bahwa daerah pusat ekonomi atau industri memiliki potensi PBB-P2 lebih besar dibanding daerah berkarakter pedesaan atau pertanian.

Di tengah kondisi tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan fatwa pajak berkeadilan yang menilai bumi dan bangunan berpenghuni tidak layak dikenakan pajak berulang. Pengamat perpajakan Universitas Pelita Harapan Ronny Bako menilai fatwa itu relevan dengan keresahan masyarakat atas PBB-P2 yang terus naik.

“Pajak itu kan, yang pertama, bersifat memaksa. Yang kedua, pajak kan harus dikenakan terhadap hal-hal yang nonkonsumtif, hal-hal yang bukan kebutuhan primer. Rumah sama tanah kan kebutuhan primer orang, masak dikenakan PBB-P2 yang berulang-ulang, berkali-kali lipat,” kata Ronny saat dihubungi Republika, Selasa (25/11/2025).

Ronny menyebut rumah dan tanah sebaiknya hanya dikenai pajak satu kali di awal, bukan dipungut berulang setiap tahun. “Kalau kebutuhan primer sebenarnya pajak cuma sekali saja, pajak di muka,” ujarnya.

Ia juga mengkritik minimnya timbal balik layanan yang dirasakan wajib pajak saat PBB-P2 naik. “Jadi, kalau misalnya saya bayar PBB-P2, manfaat bagi saya apa? Apakah jalan depan rumah saya jadi mulus? Apakah PJU (penerangan jalan umum)-nya jadi terang? Itu harus ada kejelasan,” tuturnya.

Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Ni’am Sholeh menegaskan fatwa tersebut ditetapkan untuk merespons masalah sosial akibat kenaikan PBB yang dinilai tidak adil. “Sehingga meresahkan masyarakat. Fatwa ini diharapkan jadi solusi untuk perbaikan regulasi,” kata Ni’am, Sabtu (23/11/2025).

Coverage: 50 Ways to Wear a Hat

Sementara itu, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto menyatakan fatwa MUI menyoroti pajak yang dikelola pemda, bukan pemerintah pusat. “Sebenarnya yang ditanyakan itu PBB-P2, itu di (pemerintah) daerah,” ujar Bimo kepada wartawan, Senin (24/11/2025).


Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Angelive Sunny

Related Posts

Terungkap! Tersangka Penembak Dua Garda Nasional AS Pernah Kerja untuk CIA

28 November 2025

Fatwa Pajak Berkeadilan MUI Singgung Tarif PBB, Ini Perannya untuk Penerimaan Asli Daerah

7 Desember 2023
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Ekonomi
Politik

Konferda PDI Perjuangan Jatim Tetapkan Said Abdullah sebagai Ketua DPD

By Jonathan Thanu15 Januari 2026

SURABAYA — PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar Konferensi Daerah (Konferda) untuk menetapkan kepengurusan Dewan Pimpinan…

Raih JTV Awards, Deni Tegaskan PDI Perjuangan Jatim Terus Perkuat Ideologi Kebangsaan

15 Januari 2026

Tegas Tolak Wacana Pilkada Tidak Langsung, Deni Wicaksono: Kemunduran Demokrasi!

15 Januari 2026
Terpopular
Politik

Konferda PDI Perjuangan Jatim Tetapkan Said Abdullah sebagai Ketua DPD

By Jonathan Thanu15 Januari 2026

SURABAYA — PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar Konferensi Daerah (Konferda) untuk menetapkan…

Edukasi

Raih JTV Awards, Deni Tegaskan PDI Perjuangan Jatim Terus Perkuat Ideologi Kebangsaan

By Jonathan Thanu15 Januari 2026

Penghargaan tersebut diterima Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, Deni Wicaksono, mewakili Ketua…

Ekonomi

Tegas Tolak Wacana Pilkada Tidak Langsung, Deni Wicaksono: Kemunduran Demokrasi!

By Jonathan Thanu15 Januari 2026

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Deni Wicaksono bersikap tegas menolak wacana…

Terbaru

Konferda PDI Perjuangan Jatim Tetapkan Said Abdullah sebagai Ketua DPD

15 Januari 2026

Raih JTV Awards, Deni Tegaskan PDI Perjuangan Jatim Terus Perkuat Ideologi Kebangsaan

15 Januari 2026

Tegas Tolak Wacana Pilkada Tidak Langsung, Deni Wicaksono: Kemunduran Demokrasi!

15 Januari 2026

BSI Salurkan Pembiayaan UKM untuk Dapur MBG

28 November 2025
Jangan Lewatkan
Politik

Konferda PDI Perjuangan Jatim Tetapkan Said Abdullah sebagai Ketua DPD

By Jonathan Thanu15 Januari 2026

SURABAYA — PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar Konferensi Daerah (Konferda) untuk menetapkan kepengurusan Dewan Pimpinan…

Raih JTV Awards, Deni Tegaskan PDI Perjuangan Jatim Terus Perkuat Ideologi Kebangsaan

15 Januari 2026

Tegas Tolak Wacana Pilkada Tidak Langsung, Deni Wicaksono: Kemunduran Demokrasi!

15 Januari 2026

BSI Salurkan Pembiayaan UKM untuk Dapur MBG

28 November 2025
Tetap terhubung
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Tentang Kami
Tentang Kami

Sumber tepercaya untuk berita aktual dan mendalam. Kami menghadirkan laporan berkualitas agar kamu selalu mendapat informasi yang jelas, relevan, dan dapat diandalkan.

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp

Berlangganan untuk Lebih Update

Dapatkan berita terbaru langsung ke email kamu. Kami mengirimkan rangkuman berita pilihan setiap hari, lengkap dengan analisis singkat dan informasi penting lainnya.

Terpopular

Wakili Prabowo, Teddy Lepas Bantuan Tanggap Darurat ke Pulau Sumatra

7 Desember 2023

Banjir Rendam Kota Solok, 3.362 Warga dan 224 Rumah Terdampak

7 Desember 2023

Fatwa Pajak Berkeadilan MUI Singgung Tarif PBB, Ini Perannya untuk Penerimaan Asli Daerah

7 Desember 2023
© 2026 DULURDW.
  • Home
  • Politik Dunia
  • Ekonomi
  • Jangan lewatkan
  • Paling Sering Dilihat
  • Berlangganan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.